Pelatihan AI untuk untuk Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan

|

Event

Indonesia AI Institute (IAII) menyelenggarakan pelatihan bertajuk Pelatihan Optimalisasi Pengelolaan Portofolio SBSN dengan Menggunakan Teknologi Artificial Intelligence (AI) bagi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari (25-26 Juni 2025). Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pemanfaatan teknologi AI, khususnya Generative AI, dalam mendukung pengelolaan portofolio Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang lebih efektif, adaptif, dan berbasis data. 

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi terkait dasar-dasar Artificial Intelligence dan eksplorasi Generative AI. Sesi ini bertujuan untuk membantu peserta memahami konsep fundamental AI, cara kerja teknologi AI modern, serta penerapan teknik prompting yang efektif untuk menunjang produktivitas kerja. Peserta juga diajak memahami bagaimana AI dapat digunakan sebagai alat bantu analisis, pengolahan informasi, hingga percepatan proses kerja di lingkungan pemerintahan dan pengelolaan keuangan negara. Tren pemanfaatan AI di sektor publik sendiri terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan transformasi digital di berbagai instansi pemerintahan.

Memasuki hari kedua, pelatihan berfokus pada aspek etika dan mitigasi risiko dalam penggunaan AI. Materi mencakup potensi risiko penggunaan AI, termasuk bias algoritma, privasi data, keamanan informasi, hingga pentingnya menjaga kepercayaan publik dalam implementasi teknologi di sektor pemerintahan. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada berbagai implementasi AI untuk meningkatkan efisiensi kerja, seperti penggunaan AI untuk presentation support, pengolahan spreadsheet, analisis data, hingga decision support system. Pendekatan ini sejalan dengan meningkatnya perhatian berbagai institusi pemerintah terhadap tata kelola AI yang aman, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.

Melalui pelatihan ini, IAII berharap para peserta tidak hanya memahami konsep AI secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya secara bijak dan strategis dalam mendukung pengelolaan portofolio SBSN yang lebih inovatif dan efisien. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah kolaboratif antara IAII dan institusi pemerintahan dalam mempersiapkan ekosistem kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penguatan kompetensi digital, termasuk pemanfaatan AI, dinilai semakin penting untuk mendukung efektivitas pengelolaan keuangan negara dan pengambilan keputusan berbasis data.